Oleh: ar1faz1z | 28/02/2011

[Motivasi] Tak Harus Ada Lagi Sarjana Nganggur Di Indonesia!


Percaya kah bahwa apa yang anda lihat, anda rasakan dan anda dengar itu semua adalah peluang? Sudah tahu kenapa banyak sarjana nganggur? Sudah tahu kenapa ribuan calon PNS ujung-ujungnya gigit jari? Sudah tahu kenapa orang sulit menemukan peluang?
Well, postingan kali ini saya akan coba membahasnya…
Baru saja saya chatt dengan sahabat baru yang bertemu di dunia maya. Ditengah obrolan tiba-tiba menyinggung masalah seperti ini. Walau tak banyak tapi cukup merangsang saya untuk segera menulis postingan ini dan mengingatkan saya kepada tulisan Bong Chandra, Seminarnya Pak Tung dan tulisan sahabat saya yang berjudul “Bisnis Online Atasi Masalah Pengangguran.” Tapi, pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas tentang peluang usaha bisnis internetnya, karena di tulisan sahabat saya sudah sangat jelas sekali. Pada postingan kali ini saya ingin lebih menggali sisi lain dari penyebab meningkatnya angka pengangguran di Indonesia, dan bagaimana merubah mindset / pola pikir.
Badai ekonomi yang terjadi di tahun 90-an membuat banyak perubahan di beberapa negara, tidak terlepas Indonesia. Orang-orang di PHK, pengangguran meningkat, pengusaha yang bangkrut, perusahaan yang gulung tikar, dll. Mari kita Mulai…
Orang akan tetap miskin selama dia tidak bermimpi untuk jadi orang kaya. Bermimpi tidak akan menjadi kenyataan jika tidak pernah dieksekusi, dan ketika diekseskusi tidak akan langsung terwujud karena butuh waktu dan proses. Hanya mereka yang sukses lah yang bisa bertahan saat berjuang dan tetap optimis tanpa takut, karena hidup memang harus diperjuangkan… Kesalahan fatal apa yang saat ini ada? Mindset? Mungkin…
Dari salah satu tulisannya Bong Chandra disebutkan bahwa, “Jumlah pengangguran di Indonesia tahun 2006 mencapai 39 juta orang lebih banyak 8 kali lipat dari jumlah penduduk Singapura yang hanya 5 juta orang.” Wow… angka yang sangat besar, bukan?
Krisis ekonomi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di beberapa negara lainnya juga, termasuk Malaysia, Singapura bahkan Jepang. Tapi yang membedakannya adalah, “Mereka bisa lebih cepat pulih dari pada Indonesia!”
Apa yang salah dengan Indonesia?
Apakah karena alam Indonesia yang kurang baik? Tidak… Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah… Indonesia memiliki SDA yang sangat luar biasa dibanding negara lainnya. Atau… karena pemimpinnya? Tidak juga, karena hidup seseorang tidak ditentukan oleh orang lain.
Satu per satu saya bahas…
1. Ubah mindset anda sekarang!
Contah Mike Tyson si Leher Beton… Dia adalah atlet tinju yang sangat kaya selama dia masih eksis sebagai petinju, yes sangat produktif! Tapi kemudian dia bangkrut dan menyisakan hutang milyaran dollar… Apa yang salah adalah pola pikirnya, sehingga dia tidak bisa memanfaatkan masa kejayaannya sebagai kesempatan untuk membangun aset dan membangun passive income.
Menurut Robert T.Kiyosaki kurang lebih mengatakan bahwa, “Orang kaya adalah orang yang mampu bertahan hidup dengan gaya hidupnya meskipun tidak lagi bekerja.” Artinya, jika saat ini anda naik mobil mewah, besok-besok saat anda tidak lagi bekerja anda tidak harus berubah menjadi naik sepeda ontel karena tidak mampu beli bensin.
Jika kita ingin seperti itu… kita harus bisa membangun aset sebagai upaya menambah passive income. Income passive adalah penghasilan yang didapat tanpa harus kita kerjakan. Contoh: Rumah yang dikontrakan, kos-kosan, waralaba, dll. Banyak sekali…
2. Peluang Ada Di Mana-mana!
Apa yang anda lihat, apa yang anda dengar dan apa yang anda rasakan sebetulnya adalah peluang! Contoh: Boy Band SMOSH yang ikut Populer karena popularitas Boy Band SMASH. Smosh yang ditunggangi oleh Sule (Pelawak) dkk turut menyita perhatian masyarakat. Dan, yang pasti mereka jadi sukses hanya karena jeli melihat peluang. Sebenarnya pada saat anda merasa tidak ada peluang, itu hanya karena sedang malas mencarinya.
Oya, bisnis internet marketing termasuk peluang besar yang jarang disadari banyak orang. Padahal peluang usaha di internet sangat banyak sekali. Seperti yang sudah dijelaskan oleh rekan saya di blognya, bisa anda baca di blog Mas Widodo yang berjudul “Bisnis Online Atasi Masalah Pengangguran.”
3. Hindari kebiasaan “Blem” (Menyalahkan)
Kebiasaan orang gagal adalah “Blem” Mereka yang menyalahkan pemerentah, mereka yang menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan diri sendiri. Apakah jika anda memilih pemimpin “A” lantas anda bisa langsung kaya? Tidak… Tidak, kan? Sukses, gagal dan apapun itu adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.
Dan, untuk semua itu ada 3 langkah utama yang harus anda lakukan:
1. Temukan pashion anda!
Anda tidak akan merasa nyaman, melakukan secara maksimal jika anda tidak melakukan sesuatu dengan cinta. “Do What Your Love…” Jika Tidak memungkinkan, yah “Love What you Do!”
2. Pasang target dan miliki mimpi
Anda tetap akan bingung harus bagaimana dan apa yang harus dilakukan selama anda tidak memiliki goal yang jelas, miliki 1 target yang jelas dan perjuangkan hingga ada hasil.
3. Yakin & Percaya
Bagaimana mungkin bisa berhasil jika tidak yakin? keyakinan kita akan bisa membantu mewujudkan sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Jika kita yakin dan percaya, maka usaha + potensi yang ada akan keluar maksimal. Dan, hasilnya pun tentu maksimal. Tapi kebanyakan justru sebaliknya… Inilah alasan utama mengapa 95% Manusia di dunia gagal mencapai apa yang mereka impikan, salah satunya adalah karena hal ini. Mereka sendiri tidak yakin dengan apa yang dia lakukan.
Postingan selanjutnya akan membahas 3 langkah di atas lebih rinci lagi. Jika ada yang ingin menambahkan, silahkan tambahkan di kotak komentar di bawah ini. Semoga Bermanfaat.

Sumber :

http://lulukemaludin.com/2011/02/28/motivasi-tak-harus-adalagi-sarjana-nganggur-di-indonesia/comment-page-1/#comment-1085

 

  • Saya menambahkan dalam posting ini yaitu apabila kita mempunyai keinginana utuk bekerja dan berbisnis pastinya sarjana-sarjana ataupun masyarakat Indonesia terlepas dari kemiskinana dan pengangguran.

Sekian atas posting kali ini yang saya buat.apabiala ada kesalahan mohon dimaafkan.

Wassalam.



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: