Oleh: ar1faz1z | 15/11/2011

PERTAMBAHAN PENDUDUK DAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN.


Dari segi lingkungan, masalah pemukiman adalah masalah penduduk. Ketika manusia berjumlah terbatas dan hidup serba sahaja, maka cara hidup dan bermukim manusia diserasikan dengan alam.

Peledakan penduduk menyebabkan pula membesarnya lagi urbanisasi, sehingga tak ada satu kota pun yang mampu menampung arus penghuni baru, yang datang dari daerah pedesaan. Karena kota tidak sanggup menampung tenaga yang datang akibatnya pengangguran di kota makin lama makin membengkak. Daerah pemukiman bertambah luas, sampah berserakan dimana-mana, persediaan air yang  sehat tidak dapat memenuhi kebutuhan dan akibatnya wabah penyakit menyerang masyarakat. Pertumbuhan penduduk di kota-kota di Indonesia memang tidak merata. Walau bagai manapun, kota-kota besar dengan tingkat fasilitas dan pelayanan yang lengkap merupakan daya tarik aliran penduduk desa ke kota, sehingga ditambah dengan perkembangan penduduk kota itu sendiri mencapai persentase kenaikan yang relative tinggi. Jakarta dan Surabaya 4,4% per tahun (dipulau Jawa) dan teluk betung 4,1% per tahun dan Pontianak 3,8% per tahun (di luar pulau Jawa).

Secara umum,penduduk kota di dunia memang sudah menunjukkan pertumbuhan yang meninggkat secara fantastis, lebih dari dua kali lipat penduduknya, yakni dari 313 juta menjadi 655 juta di sekitar tahun 1950-an dalam waktu sepuluh tahun. Pada sepuluh tahun terakhir ini dunia ketiga telah menambah kurang lebih 200 juta kepada 342 juta pertambahan penduduk kota di dunia. Pertambahan penduduk kota yang relatif tinggi di ASIA TENGGARA khususnya, dan Negara-negara di dunia ketiga umumnya menimbulkan suatu masalah tersendiri. Kalau perkembangan kota di Negara maju menyebakan terjadinya proses urbanisasi, yang sekaligus dapat memberikan perubah yang funda mental kepada struktur masyarakat secara keseluruhan, di Negara berkembang perubahan serupa ini tidak nampak secaranyata. Sebagai dasar perubahan dari penduduk luar kota dengan penduduk kota di Negara maju jelas adalah perkembangan teknologi.

Perkembangan kota di Negara berkembang termasuk Indonesia tidak menunjukan gejala serupa dengan perkembangan di Negara maju, sehingga timbul pertanyaan apakah urbani sejati memang terjadi di sini ? beberapa ahli meragukan bahwa proses urbanisasi dalam kota-kota di Negara berkembang membawa juga transformasi terhadap masyarakat kotanya.

Devis (1965) bahkan berani mengambilkan kesimpulan bahwa peningkatan arus penduduk dari desa ke kota di Negara berkembang umumnya, meskipun tingggi kenaikannya, tetapi memberikan pengaruh kecil pada kemajuan perekonomian baik dalam kota maupun untuk Negara. Gejala serupa ini disebutnya sebagai gejala urbanisasi semu, karena pertumbuhan dan perkembangan kota tidak dapat dijadikan indikator dalam kemajuan dibidang ekonomi dan tarf hidup masyarakat.

Dalam Negara berkembang, terutama Indonesia, masalah menyenyapkan ketegangan kota berpenduduk padat yang makin lama makin bertambah banyak, merupakan masalah yang serius perlu ditangani. Akibat hal tersebut menimbulkan kota-kota jelek dan tidak menyenangkan seperti terjadi di Negara-negara yang telah berkembang, sedang di Negara berkembang yang kekurangan modal akibatnya akan jauh lebih buruk lagi, apabila membiarkan harga tanah dan biaya pembangunan terus meningkat. Karena itu prinsipnya harus ada suatu kebijaksanaan untuk mengatur penggunaan tanah, untuk membeli atau mengontrol tanah di kota, untuk memungut atau mencegah keuntungan yang diperoleh dari tanah demi keperluar umum.

Kesimpulan :

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perkembangan penduduk yang sangat besar ini mempunyai dampak yang berantai terhadap lingkungan dan gejala aspek yang ada di dalamnya.

Silahkan klik read more untuk bentuk ppt

Contoh video :

Sumber :

www.youtube.com 

www.slideshare.net 

Budi Santoso,1999,”ilmu lingkungan Industri’, Universitas Gunadarma,Depok


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: